Menkominfo Rudiantara Ingatkan Masyarakat Untuk Registrasi Kartu Prabayar

!menkominfo ingatkan registrasi simpraPANGKALPINANG – Saat menghadiri acara “Diskusi Nasional Generasi Milenial Membangun Konten Positif” di STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, pada Senin (13/11/2017) Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sempat menyinggung mengenai berita registrasi kartu prabayar.

Menkominfo menyampaikan untuk proses regristrasi data yang diperlukan hanya Nomor Induk Kependudukan dan Kartu Keluarga. “Tidak diperlukan nama ibu kandung, tidak udah informasi yang lain, hanya dua ini saja,” ujarnya

Proses registrasi dapat dilakukan sendiri dengan mengirim ke 4444, sebuah layanan yang tidak berbayar. Menkominfo meyakinkan bahwa semua data pelanggan yang diregistrasi aman. “Semua datanya dipegang, dikumpulkan, dipelihara oleh operator. Caranya sangat mudah, hanya butuh waktu satu menit, tapi kenyamanan yang akan didapat selama menjadi pelanggan seluler,” ujar Rudiantara.

Mengenai informasi yang beredar di masyarakat bahwa data tersebut akan dipergunakan secara tidak bertanggung jawab oleh pihak-pihak tertentu, Rudiantara mengatakan hal tersebut tidak benar. Dalam wawancara singkatnya, Menkominfo Rudiantara menyampaikan agar masyarakat tidak perlu khawatir, karena Menkominfo sudah mengeluarkan peratuan menteri mengenai ke-khawatiran penyalah gunaan data pelanggan.

“Pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Kominfo tahun 2016 bulan Desember, jadi sudah dipersiapkan dari setahun yang lalu. Operator tidak diperbolehkan menggunakan data pribadi milik pelanggan,” jelas Rudiantara.

Menkominfo menyampaikan, bahwa registrasi kartu prabayar ini untuk mengurangi kenyamanan yang akan dialami oleh pelanggan. “Registrasi kartu prabayar ini untuk kenyamanan kita. Kadang-kadang kan kita juga menerima sms penawaran kredit yang kita juga tidak mau. Hal tersebut agak mengganggu, tapi dengan registrasi dapat dikurangi gangguan tersebut,” ungkap Menkominfo.

Rudiantara menegaskan apabila kerahasiaan data pelanggan ini dilanggar oleh operator, maka pihak operator dapat terkena sanksi berupa administrasi hingga sanksi izinnya di cabut. “Ini ada sanksinya, mulai dari sanksi administrasi hingga izinnya dicabut,” tegas Rudiantara.

Menkominfo juga menyampaikan bahwa hingga sekarang sudah banyak terdata pelanggan prabayar yang telah melakukan registrasi. “Sampai hari ini sudah 57 juta yang sudah berhasil melakukan registrasi prabayar,” imbuh Rudiantara. Dengan keadaan tersebut, Menkominfo berpandangan bahwa registrasi kartu prabayar berjalan sesuai dengan harapan.

Sumber: Dinas Kominfo
Penulis: khalimo
Fotografer: Khalimo