Tingkatkan Potensi Pariwisata Babel, Pemprov Dukung Geopark Pulau Belitong

Pangkalpinang – Dalam rangka mendukung terlaksananya Global Geopark Pulau Belitong, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi menyetujui 6 (enam) point dukungan Pemerintah Provinsi yang dipresentasikan oleh Tim Badan Pengelola (BP) Geopark Pulau Belitong yang diinisiasi oleh Alumni ITB 81. Point-point ini dipresentasikan oleh BP Geopark Pulau Belitong dalam Audiensi dan Presentasi BP Geopark Pulau Belitong dengan Gubernur Babel di Ruang Rapat Pantai Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel (08/06).

Enam point dukungan tersebut, antara lain:

  1. Nomenklatur GEOPARK masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah (RPJMD).
  2. Usulan Penetapan Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG) kepada Meteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
  3. Dukungan Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Penunjang Geopark (Museum, Pengembangan Geoproduk, Bangunan fisik, Penelitian, dll).
  4. Pengesahan Kelembagaan Badan Pengelola Geopark Pulau Belitong dengan Keputusan Gubernur.
  5. Dukungan Pemerintah Provinsi dalam kegiatan-kegiatan Internasional.
  6. Dukungan Pemerintah Provinsi dalam edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Menanggapi dukungan yang harus dilakukan oleh Pemprov, Erzaldi meminta Tim BP Geopark untuk mengajukan biaya yang dibutuhkan agar ada dukungan data dalam penganggaran di Pemprov hingga di Kabupaten. “Saya setuju dan akan segera menindaklanjuti point-point yang harus didukung Pemprov ini ” Tegas Erzaldi.

Pada kesempatan yang sama Gubernur berharap agar wilayah Geopark diperluas, dikarenakan Kabupaten Bangka Tengah dan Bangka  Selatan juga memiliki potensi Geopark. Seperti Batu Belimbing, beberapa areal berbatu dilaut Kulur, Pulau Gelansang dan juga beberapa lokasi lain. Destinasi ini telah diwacanakan dengan Bupati Bangka Selatan, Bangka Tengah dan Belitung untuk terkolaborasi menjadi areal Maritim Park dan untuk itu Gubernur berharap agar program ini dapat memaksimalkan beberapa lokasi di Bangka Tengah dan Bangka Selatan menjadi Global Geopark sehingga menjadi Geopark ‘Bangka Belitung’, tidak hanya Geopark Pulau Belitong saja.

Program ini memiliki potensi tinggi untuk mendukung sektor pariwisata Babel. Sebagai informasi, perairan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam sejarahnya merupakan Jalur pelayaran Laksamana Ceng Ho, terdapat banyak kapal-kapal tenggelam yang bersejarah. “Kedepan saya ingin mensinergikan program Geopark ini, seiring dengan Maritim Park sehingga kedepan diharapkan pulau-pulau ini bisa terkoneksi.” Tegas Erzaldi.

Tim BP Geopark yang diketuai oleh Dyah Erawati (Alumni ITB 81) menjelaskan bahwa memang tidak ada batasan luas untuk Geopark, namun akan lebih mudah memaksimalkannya jika masing-masing Kabupaten menjadikan potensi daerah sebagai National Geopark terlebih dahulu yang kemudian diajukan menjadi Global Geopark bersama-sama. Khusus untuk program Maritim Park yang direncanakan oleh Gubernur Babel, disarankan dapat menjadi Sub Maritim Park, yang merupakan program baru dari UNESCO dimana Indonesia memang diminta untuk menjadi Pelopor. “Semoga Babel bisa menjadi pelopornya” Ungkap Peneliti Utama Badan Geopark, Hanang Samudra.

Menindaklanjuti rumusan dalam audiensi dengan BP Geopark ini, Erzaldi menunjuk M. Rifai, Kepala Dinas Pariwisata Babel, sebagai PIC untuk berkoordinasi dengan BP Geopark. Selain itu, Gubernur berharap Ibu Melati Erzaldi yang juga ikut hadir dalam audiensi dengan BP Geopark dapat berperan aktif di sektor industri dalam mendukung program ini berkoordinasi dengan Yuliswan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Sumber: Dinas Kominfo prov. Babel
Penulis: nonadp
Fotografer: nonadp