Safari Ramadhan Di Masjid Al Mabrur Tanjungpandan, Gubernur Himbau Untuk Belajar Agama Sejak Dini

TANJUNGPANDAN – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman beserta rombongan mengadakan safari ramadhan dan buka bersama di Masjid Agung Al-Mabrur yang berada di Tanjungpandan. Tampak hadir diantaranya Bupati Belitung Sahani Saleh, Mantan Bupati Belitung Ishak Zainuddin, Kapolres Belitung, Dandim, Danlanud, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan forkopimda.

Selama menunggu kedatangan Gubernur, acara diisi dengan tilawatil qur’an oleh Syekh Said Abdul dari Mesir, seorang dosen dikampus Al-Azhar Kairo Mesir dan warga pun mendengarkan lantunan ayat suci tersebut dengan sangat khidmat.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan dan Ketua Masjid Agung Al Mabrur Faisal mengungkapkan kegembiraannya dikarenakan Gubernur dapat menyempatkan untuk hadir di sela-sela kesibukannya.

Selanjutnya Ia manyampaikan bahwa Masjid Agung tersebut merupakan situs bersejarah yang sangat berharga di masyarakat Belitung, karena masjid tersebut dibangun bersamaan dengan pembentukan kota kabupaten pada tahun 1868 oleh Depati Hadi Ningrat VIII sehingga masjid ini termasuk masjid yang tertua di kabupaten Belitung. Ia pun berharap Pemerintah Provinsi dapat memberikan perhatian kepada masjid tersebut.

Menimpali hal tersebut, Gubernur pun meminta untuk dapat melihat data bangunan aslinya, karena cagar budaya tidak boleh mengubah bentuk asli.

“Kami akan mengundang Tim cagar budaya dari Jambi, selain itu mereka juga dapat memberi saran program-program apa saja yang dapat membuat masjid ini menjadi masjid kebanggan kita bersama,” timpal Erzaldi.

Lebih jauh, Erzaldi menyinggung mengenai keberhasilan program kebijakan wisata yang ada di Babel ini. Ia menjelaskan bahwa masyarakat perlu memperkuat iman, karena ini tidak saja menjadi tanggung jawab bupati dan jajarannya saja tapi juga masyarakat turut berperan serta. Agar bidang pariwisata di Babel ini tetap berjalan pada koridor agama, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif pariwisata dimasyarakat.

Untuk memperkuat Iman, Erzaldi menyampaikan agar para orang tua turut mendidik generasi muda bangsa sejak usia dini.

“Beragama lah yang baik dan benar, biasakan anak-anak untuk belajar agama sejak dini dan orangtua juga perlu memberikan contoh kepada generasi muda,” tutup Erzaldi.

Beberapa saat sebelum berbuka puasa, acara dilanjutkan dengan tausyiah dari Syekh Said Abdul, terkait program beasiswa dari pemerintah kepada Hafiz Al-Qur’an yang berkesempatan mendapatkan pendidikan yang baik bagi yang kurang mampu merupakan langkah yang sangat baik. Ia pun sangat mengapresiasi program tersebut.(K5)

Sumber: Dinas Kominfo
Penulis: Khalimo/Stevani
Fotografer: Khalimo

Share This: