Sektor UMKM Paling Banyak Menyerap Tenaga Kerja

Pangkalpinang – Penyerapan tenaga kerja paling banyak berada pada sektor UMKM. Jumlahnya banyak dan dapat memberikan penghasilan secara cepat. Selama pelaku UMKM kreatif, dipastikan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah ingin meningkatkan produktivitas masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Demikian dikatakan Erzaldi Rosman Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saat audensi dengan mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) di ruang pertemuan Pasir Padi, Kantor Gubernur, Selasa (30/5/2017). Sejumlah mahasiswa dan HIPMI Perguruan Tinggi ini ingin pemerintah lebih memperhatikan pengembangan sektor UMKM.

“Jika produktivitas masyarakat Bangka Belitung meningkat, otomatis dengan produktivitas yang tinggi tersebut maka akan mendapatkan penghasilan. Salah satu cara untuk menekan inflasi yang tinggi yaitu meningkatkan produktivitas masyarakat. Tentunya masyarakat yang dimaksud bergerak di bidang UMKM,” jelas Gubernur.

Menyinggung mengenai izin produk makanan, Gubernur mengatakan, cukup mudah didapatkan. Selain itu, pangan industri rumah tangga (PIRT) boleh dijual. Namun biasanya supermarket belum mau menerima memasarkan produk tersebut. Supermarket mau menerima , namun harus ada sertifikasi dari BPOM.

UMKM sangat berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja. Menurut Gubernur, begitu UMKM terbentuk sudah membuka peluang kerja minimal untuk satu orang. Namun kebanyakan UMKM selalu memproduksi pangan secara terbatas dengan alasan sumber daya manusia. Sehingga ketika terdapat konsumen ingin membeli kerapkali kehabisan.

“Padahal ketika produknya sudah bagus, pelaku UMKM dapat meningkatkan produksinya dengan merekrut orang. Pelaku UMKM bisa mencari pinjaman, namun memang kendalanya masih belum bisa membuat business plan (perencanaan bisnis) yang baik. Saya minta nanti ada pelatihan membuat business plan dan menciptakan produk baru,” harap Gubernur.

Disperindag Gelar Pelatihan

Rencananya setelah Idul Fitri Disperindag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar pelatihan untuk UMKM. Yuliswan Kepala Disperindag Bangka Belitung mengatakan, setelah pelatihan tersebut pelaku UMKM dapat mengurus pembuatan PIRTdan untuk pembuatan PIRT tersebut gratis. Sedangkan mengenai kemasan pangan minimal harus 0,8 mili.

“Pelatihan yang digelar setelah lebaran nanti berada di Pangkalpinang. Peserta audiensi ini nantinya juga bisa mengikuti pelatihan tersebut,” tegasnya.

Sumber: Dinas Kominfo prov. Babel
Penulis: Rizky/R1
Fotografer: Rizky