Pelabuhan Marina Tanjungpandan dibangun di 2018

rencana-pelabuhan-marina-tanjungpandan-belitung

Tanjungpandan (Diskominfo).  Rangkaian event Sail Indonesia  beberapa tahun silam, kini mulai menuai manfaat. Bertempat di Ruang Rapat Bupati, Sabtu 11 Februari 2017 lalu, Pemkab Belitung dan PT. Timah (Persero) Tbk memaparkan rencana pembangunan Marina untuk berlabuh yacht.

Setidaknya terdapat 4 lokasi titik labuh bagi yacht dengan berbagai keunggulan dan kelemahan. Dua lokasi di Tanjung Kelayang memerlukan kolam labuh, Laguna Juru Seberang dengan kendala hutan lindung, dan kendala kepemilikan  di lahan Eks KJUB  milik PT.Timah (Persero) Tbk.

Pembahasan ini tidak hanya melibatkan PT.Timah (Persero) Tbk dan Pemkab, tetapi juga Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, BPPT, PT.Pelindo, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung.   Kemenko Maritim mengawal mulai dari rencana hingga pengoperasian sedangkan BPPT melakukan studi kelayakan. Rencana yang hanya sekedar untuk mengantisipasi event Sail Indonesia kini berubah menjadi pembangunan yang berdampak massive bagi sektor pariwisata. Sehingga disepakati bahwa pada Tahun 2018 akan dibangun Pelabuhan Marina yang bisa menampung 150 kapal yacht  didahului penyusunan DED (Detail Engineering Design).  Bahkan sudah dimasukkan dalam SKP tenaga fungsional di BBPT.

“Kalau perlu kita alokasi Kantor Dinas Disparekraf  dan terminal sekarang ini untuk lahan pendukung pelabuhan Marina“ usul Sekda Kabupaten Belitung, Karyadi Sahminan menguatkan rencana pembangunan Pelabuhan Marina. Meskipun usulan ini diperlukan ketika kawasan inti sudah disepakati.  Dalam paparannya, PT. Timah (Persero) Tbk, awalnya sudah memiliki Masterplan untuk membangun Rumah Sakit yang didukung hotel respresentaive. Munculnya gagasan membangun Pelabuhan Marina datang dari Pemkab. Belitung. Titik terang rencana pembangunan Marina terlihat sejak  Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos bertemu dengan Dirut PT. Timah (Persero) Tbk tahun lalu (2016).  Usai pertemuan itu, PT. Timah (Persero) Tbk bersedia menyesuaikan Masterplan yang sudah mereka buat.

Anita, S.P., M.I.L, Kabid Penelitian dan Pengembangan Bapeda usai mengikuti Pembukaan Forum SKPD di Bapeda, Senin, 20 Februari 2017 menyatakan “ Kawasan ini membutuhkan lahan 16,5 hektar, terbagi menjadi  4,3 hektar  untuk pelabuhan Marina dan 12,2 hektar lahan darat pendukung“.  Untuk mewujudkan rencana pembangunan Pelabuhan Marina acap digelar rapat teknis dan rapat koordinasi dengan instisui terkait tujuannya agar tidak ada kendala. Untuk menjamin terwujudnya Pelabuhan Marina, selanjutnya akan disusun MOU Tripartit antara PT. Timah (Persero) Tbk, Pemkab Belitung dan BPPT. Lalu diharapkan DED-nya selesai  pada bulan Juli 2017 sedang pembangunannya dimulai tahun 2018.

Pembangunan Marina hanya satu dari sekian banyak upaya mengenalkan Belitong  ke masyarakat dunia. Ketika muncul kendala dan hambatan, disitulah datang upaya. Semoga Pemerintah Kabupaten Belitung bisa mewujudkan Visi untuk  menjadikan Belitong bermartabat, inovatif dan berdaya saing (*).

Sumber: http://kominfo.belitungkab.go.id/2017/02/20/pelabuhan-marina-dibangun-di-2018/

Share This: