Kemenpar Gelar Gerakan Sadar Wisata dan Sapta Pesona

kemenpar-gelar-gerakan-sadar-wisata-dan-sapta-pesonaTanjungpandan__Sebagai upaya untuk meningkatkan kemajuan pariwisata daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dan peningkatan pendapatan daerah, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung menggelar Gerakan Sadar Wisata Dan Aksi Sapta Pesona yang berlangsung pada Jum’at, (24/2) di Kawasan Wisata Pantai Tanjung Pendam.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Belitung, Drs. H. Erwandi A. Rani, Kabid Internalisasi dan Pengembangan Sadar Wisata mewakili Asdep Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenpar RI, Yabez L. Togia, Kasubdit Resoshab Deradikalisasi Dalam Lapas, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Ir. Hermanto, perwakilan Dinas/Instansi/SKPD di lingkungan Pemkab Belitung, para peserta yang melibatkan berbagai pelaku wisata, seperti Pokdarwis, home stay, pengrajin, pengelola wisata, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaaan, perhotelan, dan intansi pemerintahan, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sahani mengatakan, gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona meruapakan suatu upaya untuk meningkatkan sektor pariwisata, apalagi Belitung sudah menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata. Untuk itu, gerakan ini harus terus digalakkan untuk terus meningkatkan dan mendorong pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Belitung.
Selanjutnya, sejak booming Laskar Pelangi, daerah kita terus berupaya menggiatkan sektor pariwisata dengan terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana, serta infrastruktur yang lebih baik ke depan. Karena sektor pariwisata berhubungan dengan banyak hal, termasuk sektor ekonomi, sosial dan aspek kehidupan lainnya yang juga harus didukung dengan tujuh unsur sapta pesona, yakni; aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.
Lebih lanjut, terkait unsur aman, pada kesempatan ini juga hadir nara sumber dari BNPT. ‘’Saya ucapkan terima kasih atas kehadirannya di kabupaten Belitung. Karena saat ini sektor pariwisata sudah menjadi incaran teroris dan salah satu daerah sasarannya justru daerah yang aman seperti halnya Belitung. Untuk itu, kita harus waspada terhadap hal tersebut’’, jelas Bupati.
Sementara Kabid Internalisasi dan Pengembangan Sadar Wisata Kemenpar RI, Yabez L. Togia, dalam materinya, juga mengingatkan bahwa sapta pesona merupakan ruhnya sektor pariwisata. Untuk itulah, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menghidupkan ruhnya pariwisata.
‘’Pariwisata dan sapta pesona adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, keduanya harus diwujudkan bersamaan, sehingga pariwisata akan semakin diminati wisatawan. Pariwisata harus ada  sapta pesona, karena sapta pesona itu ruhnya pariwisata, kalau hilang sapta pesonanya hilang juga esensinya’’, kata Yabez.
Disela-sela acara juga berlangsung penyerahan secara simbolis dukungan implementasi sapta pesona unsur bersih dan aman, serta dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih di kawasan Tanjung Pendam bersama semua peserta.
Selain itu, peserta dalam kegiatan ini juga mendapatkan materi terkait gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona, serta materi penanggulangan terorisme. Tak hanya itu, para peserta juga dihibur dengan berbagai atraksi kesenian Belitung, seperti tari selamat datang dan campak.***dk
Sumber: Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Belitung

Share This: