Menpar Resmikan Groundbreaking KEK Pariwisata

groundbreaking kek belitungSijuk – Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya meresmikan Groundbreaking Peletakan Batu Pertama KEK Pariwisata pada Jum’at, (2/9) di Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi, Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S.Sos, Wakil Bupati Belitung, Drs. H. Erwandi A. Rani, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Unsur Forkopimda Kabupaten Belitung, Direktur Utama Konsorsium Belitung Maritime Silk Road, Adek Julianwar, para pejabat di lingkungan Provinsi Babel dan Pemkab Belitung, para duta besar dari tujuh negara, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Menteri Pariwisata  Arief Yahya, dalam jumpa persnya mengatakan, pembangunan KEK Tanjung Kelayang sangat cepat terealisasi berkat kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Kabupaten Belitung.

Menpar menilai Belitung adalah Maldive Indonesia yang kaya akan potensi untuk dijual. Apalagi Belitung juga sudah ditetapkan sebagai satu diantara Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Selain itu, kekayaan budayanya juga tidak kalah dengan wilayah lainnya di nusantara.

Arief juga mengharapkan pengembangan kawasan ini dapat bersaing dengan negara lain seperti Thailand dan Malaysia. Pemerintah pusat akan mengucurkan dana lebih kurang Rp18 triliun untuk pembangunanan infrastruktur. “Beberapa pembangunan yang akan dilakukan di antaranya, pembangunan bandara internasional, penambahan daya listrik dan perbaikan jalan.

Sementara Gubernur Kepulauan Babel, Rustam Effedi menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini dengan harapan kiranya pembangunan KEK Pariwisata di Kabupaten Belitung dapat mendorong laju gerak perekonomian di Belitung.

Menurutnya, pariwisata dapat menjadi pilar strategis pembangunan nasional yang ramah lingkungan. Sektor ini juga sebagai sumber devisa negara membanggakan dan menggeser kedudukan komoditas minyak kelapa sawit, batubara minyak serta gas bumi.

‘’Dengan adanya pembangunan resort, hotel dan homestay dapat menambah semangat kerja nyata di sektor pariwisata. Hal ini dalam rangka mewujudkan kunjungan wisata mancanegara sebanyak 20 juta dan wisatawan nusantara sebanyak 275 juta pada tahun 2018. Pembangunan ini juga diharapkan dapat berdampak bagi perkembangan penanaman modal usaha serta membuka lapangan pekerjaan baru’’, kata Gubernur.

Rangkaian kegiatan groundbreaking juga diisi dengan kegiatan penandatanganan MoU antara Gubernur Babel dengan Direktur BTN, penandatangan deklarasi Belitung yang juga turut ditanda tangani tujuh dubes sebagai bukti dukungan terhadap KEK Pariwisata, kegiatan penanaman pohon, pelepasan tukik serta hiburan berupa tarian khas Belitung dan tarian dari India yang dilanjutkan dengan acara makan malam.***dk

Sumber: Humas Setda Kabupaten Belitung

Share This: