Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2016 di Belitung

upacara-kebangkintan-nasional-belitung-2016
Tanjungpandan – Kemajuan teknologi digital telah menjadi medium baru bagi penyebaran paham terlarang seperti radikalisme dan terorisme. Setelah sekian lama berdiri sebagai bangsa, ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI tidak selangkah pun surut. Bahkan melalui kemajuan teknologi digital, ancaman radikalisme dan terorisme misalnya mendapatkan medium baru untuk penyebaran paham dan praktiknya. Selain itu kita menghadapi permasalahan ketahanan bangsa secara kultural.
Munculnya kekerasan dan pornografi, misalnya, terutama yang terjadi pada generasi yang sangat belia akhir-akhir ini mengemuka dan memprihatinkan. Lagi-lagi, medium teknologi digital berperan penting dalam penyebaran informasi, baik positif maupun negatif, secara cepat dan massif, disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam sambutan yang dibacakan Bupati Belitung Sahani Saleh dalam Upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-108 Tahun 2016 di halaman Kantor Bupati Belitung, Jumat, 20/05.
Kebangkitan suatu bangsa itu bisa dilihat dari berbagai perspektif. Dari perspektif teknologi, setiap dekade memiliki ikon teknologi yang sifatnya generic purpose (dibutuhkan oleh berbagai lapisan masyarakat). Kebetulan dekade ini menempatkan ICT (information and communication technology) sebagai ikon teknologi. Sehingga peran IT bukan hanya sebagai pendukung tetapi juga bisa berfungsi sebagai pemungkin, artinya apa saja yang dahulu tidak mungkin menjadi dimungkinkan.
Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-108 Tahun 2016 berlangsung di Halaman Kantor Bupati Belitung diikuti oleh peserta upacara yang berasal dari perwakilan SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung, Satuan Polisi Pamong Praja, Perwakilan Taruna dan Praja Latsitardanus XXXVI dan dihadiri Wakil Bupati Belitung, Sekretaris Daerah, Kepala SKPD, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) dan tamu undangan lainnya (AMP)

Sumber: dishubkominfo.belitungkab.go.id