Cegah Demam Berdarah, Lakukan Gerakan Bersih dan Sehat Mulai dari Lingkungan Masing-Masing

cegah-demam-berdarahTanjungpandan – Ajakan untuk segera melaksanakan Gerakan Bersih dan Sehat yang dimulai dari lingkungan masing-masing disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Karyadi Sahminan, S.E., M.A.P.  dalam rapat penanggulangan dan pencegahan DBD yang diikuti oleh aparatur pemerintahan desa  se-Kabupaten Belitung, pada hari Jum’at (12/02/2016), bertempat di Ruang Sidang Pemerintah Kabupaten Belitung.

Gerakan bersih dan sehat harus segera dilakukan, sebab  kasus Demam Berdarah yang terjadi di Kabupaten Belitung harus cepat ditanggulangi jangan sampai menyebar dan berdampak terhadap pembangunan, tegas Karyadi.

Karyadi mengatakan penanggulangan penyakit Demam Berdarah tidak cukup hanya dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah, tetapi harus didukung dengan perilaku sehat dan yang paling penting kesadaran dari warga.” Jika ada kejadian diwilayah masing-masing, cepat laporkan sehingga cepat untuk ditanggulangi”, tambah Karyadi.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, Maju Ketaren, menyampaikan hal senada bahwa Gerakan Bersih dan Sehat harus dilakukan. Pelaksanaan gerakan tersebut pada tanggal 5 Februari 2016 dinilai mampu menekan terjadinya kasus DBD di Kabupaten Belitung, dimana pada Bulan Januari sebanyak 73 Kasus turun menjadi 11 kasus hingga Tanggal 10 Februari 2016.

“Dalam gerakan tersebut seluruh tenaga kesehatan  secara bersama turun ke 14 lokasi di Kecamatan Tanjungpandan ditiga wilayah Puskesmas, untuk kemudian menaburkan bubuk Abate dan keliling rumah masyarakat”, jelas Maju kepada peserta rapat.

Maju juga menambahkan pemberian bubuk Abate lebih tahan sampai dengan 3 (tiga) bulan dari pada pelaksanaan fooging yang kekuatannya hanya selama 5 (lima) hari saja.

“Selain melaksanakan Gerakan Bersih dan Sehat, kegiatan lainnya yang telah dilaksanakan adalah dengan melakukan 3M Plus, penyuluhan ke sekolah-sekolah dan menutup bak, tendon air, serta genangan air yang terbuka jangan sampai berkembang menjadi tempat berkembang biak nyamuk demam berdarah” tambah Maju Ketaren.

Pada kesempatan itu juga,  Kepala Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Marsidi Judono, dr. Hendra, Sp.AN mengatakan penyakit Demam Berdarah yang disebabkan oleh virus demam berdarah sangat berbahaya dan berdampak kematian jika tidak ditangani dengan baik. “Untuk itu, jika seseorang telah terdeteksi demam berdarah sebaiknya ditangani dengan segera”, tambah Hendra. (FW)